Showing posts with label budaya indonesia. Show all posts
Showing posts with label budaya indonesia. Show all posts

Sunday, December 5, 2010

culture Jawa Timur Daerah Jatim

Culture East Java East Java Regional Culture - Many interesting things from art and culture located in East Java province. Many unique art that was characteristic of the culture contained in the East Java region.

Province in the eastern part of Java island has many unique, such as culture and customs of East Java. But many in the conduction of East Java culture is influenced by the province of Central Java. For example the area known as Mataraman. This indicates that the area was once the region's territory of the Sultanate of Mataram. The site is located at the former Madison Residency (Madison, Ngawi, Magetan, Ponorogo, Pacitan), ex-residency of Kediri (Kediri, Tulungagung, Blitar, Psychology) and partially Bojonegoro.

Just as in the provinces of Central Java, wayang kulit and ketoprak art is also very popular in this region. But unfortunately, need considerable effort to maintain both the arts in order not to forget by the next generation. In terms of cultural life of rural communities in East Java, almost the same as those found in Central Java. The lives of everyday people have a bond based on friendship and territorial. Some kesamman Among the existence of various kinds of ceremonies held by the public as the ceremonial event tingkepan seven months of gestation for the first child, babaran the ceremony before the birth of the baby, the day sepasaran the ceremony after the baby was five days, pitonan the ceremony after the baby is old seven months.


In the case of marriage most people in East Java marital embrace monogamy. Before the application process, from the party men to do the show nako'ake is asking if the girl already has a prospective husband, only then do peningsetan or application.

Areas in East Java has a number of distinctive artistry. Ludruk is one example of art originating from East Java and is quite famous. Ludruk is an art stage that generally played by men. Ludruk art tells the story of everyday life of common people and often spiced with humor and social criticism, and generally opened with Dance Remo and parikan. Currently ludruk traditional group

One kebudaan which is also very popular in eastern Java is Reog derived from Roxburgh. Because of this reog art knick in claims as its own patented malaysia so since 2001. Arts reog Ponorogo now also become icons of art originating from East Java.


While the art of traditional dance in East Java can be grouped in the middle of Java style, style Timuran Java, Javanese dance styles Osing, and Madura-style queue. Classical dance originating from East Java province, among others gambyong dance, dance Srimpi, dance bondan, and wanderer.

Thursday, October 28, 2010

Kebudayaan Jawa Tengah

Budaya Jawa Tengah - Mengenal kebudayaan Jawa Tengah boleh dikatakan mengetahui segala hal yang berkaitan dengan seni dan budaya yang ada di seluruh wilayang yang terdapat di Jawa Tengah.
Provinsi Jawa Tengah yang secara geografis dan juga secara budaya kadang juga mencakup wilayah provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Budaya Jawa Tengah telah dikenal sebagai "jantungnya" budaya yang ada di Jawa.

Apa saja yang termasuk dalam seni budaya jawa tengah? Banyak banget ! Sama seperti daerah lain yang terdapat di Indonesia, Adat juga merupakan salah satu kebudayaan yang ada di Jawa Tengah, misalnya saja tentang upacara pernikahan dimana sang calon pengantin akan menjalani proses "Pingitan". Lalu ada upacar siraman dan masih banyak lagi.

Bidang lain yang berkaitan dengan Budaya di Jawa Tengah adalah seni. Kesenian yang termasuk dalam budaya jawa tengah ini meliputi seni tari, gamelan, macapat, ketoprak, wayang kulit.

Ada satu lagi hasil budaya jawa tengah yang sudah terkenal hingga manca negara yaitu produk Kain Batik. Hampir setiap daerah di jawa tengah mempunyai corak batik tulis yang berbeda serta memiliki ciri khas masing-masing. Beberapa daerah penghasil Batik yang sangat terkenal adalah Solo dab Pekalongan.

Wayang kulit juga merupakan salah satu kebudayaan Jawa Tengah yang sudah dia akui oleh dunia. Unesco telah mengakui bahwa Wayang Kulit adalah sebagai warisan budaya dunia. Anda punya info lain tentang seni dan budaya di Jawa Tengah? Tulis saja komentar Anda!

Tuesday, October 5, 2010

Kebudayaan Jawa Barat

Banyak yang harus kita pelajari dari kebudayaan yang ada di Jawa Barat. Jika kita merasa bahwa Budaya Jawa Barat merupakan bagian dari negara Indonesia, tidak ada salahnya mengenal Kebudayaan Jawa Barat.
Provinsi jawa barat memiliki filosofi yang patut di acungi jempol, diantaranta adalah Silih Asah
Silih Asih dan Silih Asuh. Ketiga filosofi tersebut merupakan filsafat hidup yang di pegang penduduk asli Jawa barat. Dan kebudayaan Jawa Barat lebih kita kenal sebagai Sunda yang ber ibukota di Bandung.

Maksud dan arti filosofi tersebut adalah menimbulkan sifat dan sikap untuk untuk saling mengasuh , saling mengasihi dan saling berbagi pengetahuan dan pengalaman antar sesama. Masyarakat Jawa Barat memiliki keluhuran akal budi yang di landasi oleh filsafat tersebut. Agak berbeda dengan kebudayaan masyarakat lain di Nusantara, Masyarakat jawa barat yang berbahasa sunda sangat dipengaruhi budaya yang berakar pada nilai-nilai yang berasal dari tradisi masyarakat setempat. Dan dalam interaksi sosial, masyarakat di di jawa barat menganut falsafah seperti yang sudah di sebutkan tadi.

Rasa persaudaraan menciptakan keakraban masyarakat Sunda dengan lingkungan sehingga tampak dari bagaimana masyarakat Jawa Barat, khususnya yang tinggal di pedesaan, mereka memelihara kelestarian lingkungan dengan cara penuh kerja sama dengan warga setempat. Sehingga di provinsi Jawa Barat ini banyak muncul masyarakat yang atas inisiatifnya sendiri dapat memelihara lingkungan alam mereka.

Dalam kehidupan beragama, masyarakat di jawa barat relatif dikenal sebagai masyarakat yang sangat agamis dan relijius, dan memegang teguh nilai-nilai agama yang di anut di yakini yakni agama Islam. Sebagian besar penduduk jawa barat memeluk agama islam, disusul Kristen (Katolik dan Protestan), Hindu, Budha, dan lainnya.

Sebagian besar budaya Jawa Barat didominasi suku Sunda dan adat tradisionalnya yang penuh khasanah Bumi Pasundan menjadi cermin kebudayaan di jawa barat. Untuk melestarikan budaya Jawa Barat, pemerintah daerah menetapkan 12 desa budaya, yakni desa khas yang di tata untuk kepentingan melestarikan budaya dalam bentuk adat atau rumah adat.

sumber Budaya indonesia

Tuesday, August 4, 2009

Budaya Indonesia

Budaya Indonesia merupakan kebudayaan yang dapat di artikan sebagai kesatuan dari kebudayaan seluruh wilayah yang ada di Indonesia.

Untuk Menumbuhkan rasa Cinta Indonesia dalam rangka Mengembalikan Jati Diri Bangsa Indonesia perlu di galakkan kembali karena sekarang ini Indonesia sedang mengalami nilai nilai pergeseran dari kebudayaan lokal yaitu kebudayaan asli Indonesia kepada mulainya kecintaan terhadap budaya asing. Perlunya Mengembalikan Jati Diri Bangsa ini dengan mencintai kebudayaan Indonesia nampaknya perlu di tanamkan kembali kepada setiap individu dari warga Indonesia.



Dengan majunya teknologi di mana informasi apa saja bisa masuk dalam kehidupan masyarakat kita turut pula mempengaruhi tergesernya nilai nilai budaya Indonesia ini. Terutama para generasi muda bangsa ini. Banyak kita lihat disekeliling kita betapa muda mudi Indonesia kebanyakan lebih suka terhadap budaya asing ketimbang kebudayaan Indonesia sendiri. Di khawatirkan kebudayaan Indonesia hanya sebagai pelengkap di acara acara tertentu saja seperti ketika memperingati kemerdekaan Indonesia. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa kebudayaan indonesia terbentuk juga karena di pengaruhi budaya asing, tapi itu dulu saat saat jaman kerajaan.
Kebudayaan Indonesia walau beraneka ragam, namun pada dasarnya terbentuk dan dipengaruhi oleh kebudayaan besar lainnya seperti kebudayaan Tiong hoa, kebudayaan India dan kebudayaan Arab. Kebudayaan India terutama masuk dari penyebaran agama Hindu dan Budha di negara Indonesia jauh sebelum Indonesia terbentuk. Kerajaan-kerajaan yang bernafaskan agama Hindu dan Budha sempat mendominasi Nusantara pada abad ke-5 Masehi ditandai dengan berdirinya kerajaan tertua di Nusantara, Kuai , sampai pada penghujung abad ke-15 Masehi.
Kebudayaan Tionghoa masuk dan mempengaruhi kebudayaan Indonesia karena interaksi perdagangan yang intensif antara pedagang-pedagang Tionghoa dan Nusantara( Sriwijaya) . Selain itu, banyak pula yang masuk bersama perantau-perantau Tionghoa yang datang dari daerah selatan Tiongkok dan menetap di Nusantara. Mereka menetap dan menikahi penduduk lokal menghasilkan perpaduan kebudayaan Tionghoa dan lokal yang unik. Kebudayaan seperti inilah yang kemudian menjadi salah satu akar daripada kebudayaan lokal modern di Indonesia semisal kebudayaan Jawa dan Betawi.
Kebudayaan Arab masuk bersama dengan penyebaran agama Islam oleh pedagang-pedagang Arab yang singgah di Nusantara dalam perjalanan mereka menuju Tiongkok.
Kedatangan penjelajah dari Eropa sejak abad ke-16 ke Nusantara, dan penjajahan yang berlangsung selanjutnya, membawa berbagai bentuk Kebudayaan Barat dan membentuk kebudayaan Indonesia modern sebagaimana yang dapat dijumpai sekarang. Teknologi, sistem organisasi dan politik, sistem sosial, berbagai elemen budaya seperti perekonomian, dan sebagainya, banyak mengadopsi kebudayaan Barat yang lambat-laun terintegrasi dalam masyarakat.